Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Rembang Bentuk Komunitas PESISIR Rembang

WhatsApp Image 2025-11-26 at 19.11.50.jpeg

Bawaslu Kabupaten Rembang saat melaksanakan kegiatan pembentukan Komunitas Pesisir sebagai wadah Pengawas Partisipatif. Kegiatan ini digelar secara daring melalui aplikasi Zoom, Rabu (26/11).

Rembang - Bawaslu Kabupaten Rembang melaksanakan kegiatan pembentukan Komunitas Pesisir sebagai wadah Pengawas Partisipatif. Kegiatan ini digelar secara daring melalui aplikasi Zoom dan diikuti oleh alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tahun 2019, 2020, dan 2021, serta peserta Pengawasan Partisipatif Pemilu (P2P) tahun 2025, yang berasal dari Kabupaten Rembang pada Rabu, (26/11/2025).

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto, yang menegaskan pentingnya pengawasan berbasis partisipasi masyarakat, terlebih di wilayah pesisir yang memiliki karakteristik sosial dan tantangan pengawasan tersendiri. 

“Pengawasan partisipatif merupakan kekuatan strategis guna mencegah pelanggaran sejak dini dan mendorong terselenggaranya pemilu yang bersih, jujur, dan adil,” tegas Totok.

Anggota Bawaslu Rembang, Bayanul Lail, memberikan pemaparan materi mengenai ketentuan pemilihan dan syarat-syarat pemilih. Bayan menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap hak pilih, proses pemutakhiran daftar pemilih, serta potensi kerawanan yang perlu diantisipasi bersama lewat peran aktif komunitas.

Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Rembang, Muhmmad Hanif mengajak alumni untuk berdiskusi terkait pembentukan struktur organisasi Komunitas Pesisir. Dalam sesi diskusi, ada peserta yang menyampaikan usulan agar pembentukan struktur organisasi dilakukan secara luring agar proses musyawarah lebih efektif dan representatif, namun juga ada peseta yang mengusulkan pembentukan struktur organisasi secara daring. 

“Kita akan fasilitasi pembentukan struktur organisasi Komunitas Pesisir Rembang dalam bentuk Rapat secara luring bertempat di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Rembang,” jelasnya.

Dari semua usulan tersebut kemudian disepakati Bersama, nantinya penyusunan struktur organisasi akan digelar secara luring, namun bagi peserta yang berhalangan hadir tetap diberikan kesempatan mengikuti secara daring, sehingga seluruh anggota dapat terlibat tanpa hambatan.

Pada sesi penutupan, Ketua Bawaslu Rembang Totok Suparyanto menyampaikan bahwa dengan kehadiran alumni SKPP dari berbagai angkatan dan peserta P2P 2025, ia berharap Komunitas Pesisir dapat menjadi wadah kolaborasi yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif. 

“Kehadiran beragam angkatan ini juga diharapkan mampu memperkaya pengalaman, memperkuat jaringan pengawasan, serta meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Rembang melalui pengawasan partisipatif yang lebih aktif dan menyeluruh,” pungkasnya.

Penulis & Foto : Inay

Editor : Hanif