Strategi Bawaslu Rembang dalam Pengawasan PDPB
|
Rembang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memperkuat perannya dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan ketat terhadap proses Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Sebagai bagian dari upaya memastikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif, Bawaslu Rembang telah menerapkan sejumlah strategi pengawasan yang efektif.
Anggota Bawaslu Rembang, Bayanul Lail menjelaskan bahwa PDPB Adalah Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan, meskipun pemilu sudah selesai tetap ada kegiatan dan ada program yang dilaksanakan salah satunya PDPB. Data pemilih mengalami pergerakan yang dinamis, baik pemilih yang belum masuk ke data pemilih atau yang sudah terdaftar didata pemilih tapi tidak memenuhi syarat.
“Kami tidak hanya mengawasi secara pasif, tetapi aktif dengan mengirimkan surat imbauan kepada KPU Kabupaten Rembang, membuka Posko Aduan Masyarakat dan malakukan kegiatan Uji Petik,” tamban Bayanul Lail.
Melalui strategi tersebut, Bawaslu Rembang berusaha untuk meminimalisir temuan pemilih ganda serta mendorong peningkatan kualitas daftar pemilih di setiap pembaruan bulanan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pemilu yang lebih adil, inklusif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.
“Bawaslu mengajak masyarakat dari golongan pemuda, pelajar dan mahasiswa secara umum untuk ikut berpartisipasi melakukan kerja-karja pegawasan dan masyarakat dilibatkan sebagai pengawas partisipatif,” tambah Bayanul Lail.
Dengan pengawasan yang sistematis dan partisipatif, Bawaslu Rembang menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas pemilu sejak tahapan awal.
Penulis: Nay
Foto: Ian
Editor: Hanif