Lompat ke isi utama

Berita

Ratusan Anggota Saka Antusias Mengikuti Pembelajaran Sejarah Pemilu dan Sejarah Pengawasan Pemilu

publikasi dan pemberitaan bawaslu

REMBANG — Kegiatan perdana pembelajaran Saka Adhiyasta Pemilu angkatan ketiga diikuti ratusan pelajar dari SMAN 2 Rembang dan MAN 2 Rembang. Kegiatan dibagi dalam dua tempat, yaitu di kantor Bawaslu Rembang yang diikuti 9 orang dari SMAN 2 Rembang, serta 200 orang dari MAN 2 Rembang. 

REMBANG — Kegiatan perdana pembelajaran Saka Adhiyasta Pemilu angkatan ketiga diikuti ratusan pelajar dari SMAN 2 Rembang dan MAN 2 Rembang. Kegiatan dibagi dalam dua tempat, yaitu di kantor Bawaslu Rembang yang diikuti 9 orang dari SMAN 2 Rembang, serta 200 orang dari MAN 2 Rembang. 

Staf Hukum Bawaslu Rembang Evelin dan Bambang berkesempatan menyampaikan materi bersama peserta didik dari SMAN 2 Rembang, sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang Totok Suparyanto di MAN 2 Rembang, pada Jum'at (5/12). 

Dalam penjelasannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang Totok Suparyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kepemiluan dan menanamkan kesadaran demokrasi sejak dini kepada para siswa. 

“Pengetahuan tentang proses demokrasi tidak hanya menunjang kedewasaan politik, tetapi juga membekali untuk menjadi pemilih cerdas di masa depan,” jelasnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang menyampaikan materi mengenai sejarah pemilu di Indonesia, mulai dari penyelenggaraan Pemilu pertama tahun 1955, perubahan sistem politik setelah reformasi 1998, hingga mekanisme pengawasan pemilu modern. Ia menekankan bahwa perjalanan panjang demokrasi Indonesia tidak terlepas dari peran masyarakat, termasuk generasi muda, dalam menjaga kejujuran dan integritas proses pemilu. 

Salah satu peserta, Aprilia siswi kelas XI mengatakan bahwa mendapatkan wawasan baru dari kegiatan ini.

“Biasanya saya hanya mengetahui pemilu dari buku. Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi lebih paham bagaimana pemilu pertama dilakukan, bagaimana perkembangan sistem pemilu, dan betapa pentingnya peran masyarakat dalam mengawasinya. Kegiatan ini benar-benar membuka wawasan saya,” ungkapnya.

Peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi, Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang mengapresiasi antusiasme peserta dan menyampaikan bahwa pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga ketika nantinya terjun langsung ke masyarakat atau menjadi pemilih pemula pada pemilu mendatang.

“Memahami sejarah pemilu bukan sekadar mengetahui peristiwa, tetapi juga mengenal nilai-nilai perjuangan demokrasi yang harus dijaga,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Totok berharap peserta dapat memahami bahwa demokrasi membutuhkan partisipasi aktif dan pengetahuan yang memadai. Kegiatan ditutup dengan ajakan bagi seluruh peserta untuk menjadi pelajar yang kritis, bertanggung jawab, dan berkomitmen menjaga nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

WhatsApp Image 2025-12-05 at 08.45.52.jpeg

Penulis: Nay

Foto: Udin

Editor: Hanif