Pilkada di Tengah Pandemi, Angggaran Bawaslu Ditambah
|
[caption id="attachment_1965" align="alignnone" width="720"]
Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto melakukan pembahasan anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Pembkab Rembang, KPU Rembang dan stake holder pada Minggu (7/6)[/caption]
REMBANG – Bawaslu Rembang mendapatkan penambahan anggaran dana dari pemerintah daerah setempat. Mengingat Pilkada 2020 diselenggarakan pada masa pandemi Covid-19.
Penambahan itu setelah dilakukan pembahasan anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Rembang, Bawaslu Rembang, KPU Rembang dan stake holder terkait pada Minggu (7/6).
Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto mengatakan penyesuaian anggaran itu untuk honor Pengawas TPS. Sebab, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) direncanakan mengalami penambahan dibandingan dengan perencanaan sebelumnya. Tak pelak, jumlah pengawas TPS-nya juga mengalami penambahan.
Pada APBD Kabupaten Rembang 2020, Bawaslu Rembang dialokasikan anggaran sebanyak Rp. 6,075 miliar, sedangkan pada situasi pandemi Covid-19 ini ditambah sebanyak Rp. 220 juta APBD 2021.
Sebagaimana diketahui, perencanaan TPS pada Pilkada Rembang 2020 semula 1.160 TPS. Dengan adanya wabah Covid-19 ini kemudian ditambah 208 TPS, sehingga menjadi 1.368 TPS. “Selain honor TPS, penambahan anggaran itu juga untuk BPJS Pengawas TPS dan pelantikan Pengawas TPS,” jelas Totok.
Sebagaimana SE KPU RI No. 421/2020, jumlah pemilih tiap TPS pada pelaksanaan Pilkada 2020 maksimal hanya 500 orang, dari sebelumnya 800 orang.
Dalam rapat penyesuaian anggaran tersebut, juga disepakati bahwa Bawaslu Rembang juga akan mendapatkan hibah dari Pemkab Rembang berupa Alat Pelindung Diri (APD). “Kami mendapatkan hibah barang, berupa masker dan Hand sanitizer,” tambah Totok. (*)
Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto melakukan pembahasan anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Pembkab Rembang, KPU Rembang dan stake holder pada Minggu (7/6)[/caption]
REMBANG – Bawaslu Rembang mendapatkan penambahan anggaran dana dari pemerintah daerah setempat. Mengingat Pilkada 2020 diselenggarakan pada masa pandemi Covid-19.
Penambahan itu setelah dilakukan pembahasan anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Rembang, Bawaslu Rembang, KPU Rembang dan stake holder terkait pada Minggu (7/6).
Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto mengatakan penyesuaian anggaran itu untuk honor Pengawas TPS. Sebab, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) direncanakan mengalami penambahan dibandingan dengan perencanaan sebelumnya. Tak pelak, jumlah pengawas TPS-nya juga mengalami penambahan.
Pada APBD Kabupaten Rembang 2020, Bawaslu Rembang dialokasikan anggaran sebanyak Rp. 6,075 miliar, sedangkan pada situasi pandemi Covid-19 ini ditambah sebanyak Rp. 220 juta APBD 2021.
Sebagaimana diketahui, perencanaan TPS pada Pilkada Rembang 2020 semula 1.160 TPS. Dengan adanya wabah Covid-19 ini kemudian ditambah 208 TPS, sehingga menjadi 1.368 TPS. “Selain honor TPS, penambahan anggaran itu juga untuk BPJS Pengawas TPS dan pelantikan Pengawas TPS,” jelas Totok.
Sebagaimana SE KPU RI No. 421/2020, jumlah pemilih tiap TPS pada pelaksanaan Pilkada 2020 maksimal hanya 500 orang, dari sebelumnya 800 orang.
Dalam rapat penyesuaian anggaran tersebut, juga disepakati bahwa Bawaslu Rembang juga akan mendapatkan hibah dari Pemkab Rembang berupa Alat Pelindung Diri (APD). “Kami mendapatkan hibah barang, berupa masker dan Hand sanitizer,” tambah Totok. (*)Tag
News