Perkuat Fondasi Pelayanan dari Dalam, Bawaslu Rembang Gelar Rapat Manajemen SDM Bersama Dinas Sosial
|
REMBANG – Suasana ruang rapat Bawaslu Kabupaten Rembang pada Rabu (15/7) terasa berbeda dari biasanya. Seluruh pimpinan dan jajaran sekretariat berkumpul dalam satu forum, bukan untuk membahas tahapan kepemiluan, melainkan memperkuat fondasi yang menjadi penggerak utama organisasi: sumber daya manusia.
Melalui Rapat Manajemen SDM Pengawas dan Kesekretariatan, Bawaslu Kabupaten Rembang menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Rembang, Umi Suswati, untuk berbagi wawasan mengenai pengelolaan sumber daya manusia, peningkatan profesionalisme, serta pentingnya membangun budaya kerja yang adaptif dan kolaboratif.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pimpinan Bawaslu Kabupaten Rembang beserta staf sekretariat ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas internal agar setiap insan Bawaslu mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto, menyampaikan bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan investasi penting bagi keberlangsungan organisasi, terutama di masa non-tahapan pemilu. Menurutnya, kualitas lembaga tidak hanya ditentukan oleh regulasi yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas orang-orang yang menjalankannya.
"Penguatan SDM merupakan kebutuhan yang harus terus dilakukan. Melalui forum seperti ini, kami berharap seluruh jajaran mampu meningkatkan kompetensi, memperkuat komunikasi, serta membangun semangat kerja yang saling mendukung demi mewujudkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," ujar Totok.
Dalam pemaparannya, Umi Suswati mengajak seluruh peserta untuk memandang pengelolaan SDM sebagai proses yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat, kerja sama antartim, serta kemampuan beradaptasi terhadap dinamika organisasi.
Menurutnya, setiap individu memiliki peran strategis dalam membentuk lingkungan kerja yang produktif. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter, etika kerja, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.
Diskusi berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga berdialog mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan organisasi, mulai dari koordinasi internal, pengembangan kapasitas pegawai, hingga upaya menciptakan budaya kerja yang lebih efektif.
Bagi Bawaslu Kabupaten Rembang, masa non-tahapan bukanlah masa untuk berhenti bergerak. Sebaliknya, periode ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kelembagaan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, sehingga ketika tahapan pemilu kembali dimulai, seluruh jajaran telah memiliki kesiapan yang optimal.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Rembang menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Penguatan manajemen SDM diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan sekaligus mendukung terwujudnya pengawasan pemilu yang semakin efektif dan terpercaya.
Penulis : Evelin
Foto : Arfiyan
Editor : Hanif