Lompat ke isi utama

Berita

Pesan Pengawasan Tersemai di Pasar Mbrumbung

REMBANG - Minggu (10/3) pagi itu, matahari baru naik sepenggalah. Pasar Mbrumbung yang berada di Dukuh Randu Gosong, Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang sudah riuh oleh orang-orang. Bukan hanya riuh pedagang yang menjajakan aneka kuliner khas lokal, namun para pengunjung juga sudah tumplek blek meramaikan pasar musiman yang tempatnya  di bawah rimbunan pohon jati itu. Di  ujung gerai-gerai penjualan kuliner itu, berdiri panggung hiburan yang menghadap keramaian pengunjung. Di atas panggung, senarai hiburan disuguhkan oleh peserta, mulai dari akustik musik, tari, pantomim, musikalisasi puisi, dan hiburan lainnya. Para pengunjung nampak antusias melihat perhelatan demi perhelatan itu. Di sela-sela beragam pertunjukan itu, Bawaslu Kabupaten Rembang ambil bagian.  Bawaslu Rembang memberikan sosialisasi mengenai pengawasan Pemilu 2019 kepada pengunjung destinasi yang hadir. Sosialisasi diberikan dalam bentuk dialog maupun memberikan kuis-kuis kepada  pengunjung. “Pemilu akan dilaksanakan pada 17 April 2019, mari kita kawal dan sukseskan bersama, agar proses Pemilu ini berjalan dengan baik,” kata Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto di hadapan pengunjung. Totok mengajak masyarakat untuk berdemokrasi dengan baik.  Ia meminta kepada hadirin dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu nanti bukan karena politik uang,tapi sesuai dengan hati nirani.   Totok menegaskan agar masyarakat menolak money politic mulai dari diri sendiri, kemudian diampaikan kepada keluarga, lalu ke masyarakat.  Anggota Bawaslu Rembang, Amin Fauzi  menambahkan, sosialisasi yang dilakukan pada acara itu juga merupakan bagian dari kegiatan pencegahan dari Bawaslu Rembang. “Untuk memberantas money politik , tidak hanya dengan cara-cara penegakan hukum Pemilu, tapi juga upaya pencegahan,” ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Amin juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan ikut menyebarkan berita-berita hoax tentang Pemilu. “Kami juga terbuka apabila masyarakat ingin berdiskusi tentang aturan-aturan Pemilu,” pungkasnya. (*)      
Tag
News