Lompat ke isi utama

Berita

Pemilu Butuh Pengawasan Banyak Elemen

KRAGAN – Penghelatan Pemilu 2019 tidak hanya selesai diawasi oleh jajaran Bawaslu, tapi juga perlu diawasi oleh semua elemen masyarakat. "Perhelatan Pemilu   2019 memang butuh pengawasan dari semua pihak termasuk dari tenaga pendidik, komunitas-komunitas serta semua elemen masyarakat,” kata Anggota Panwaslu Kecamatan Kragan, Suwarin disela acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif  di Rumah Makan Karuna Joglo Kragan, Jumat (22/2). Kegiatan itu dihadiri sekira 50 orang, meraka berasal dari pendidik, pemilih pemula, dan Komunitas motor  vespa di Kecamatan Kragan. Menurut Koordinator Divisi Pengawasan Panwaslu Kecamatan Kragan ini,  pelaksanaan Pemilu itu harus diawasi betul oleh semua pihak. Karena untuk menjaga hak suara dan hak politik masyarakat. Selain itu juga demi terwujudnya Pemilu yang bersih, jujur dan berintegritas.  “Oleh karena itu, pehelatan lima tahunan ini perlu pengawasan dari semua pihak,” ucapnya. Kalau Pemilu tanpa pengawasan, dampaknya akan ada banyak pelanggaran-pelanggaran. Dengan demikian, proses demokrasi ini menjadi tercederai. Anggota Panwaslu Kragan lain, Abdul Hakim menambhkan, apabila masyarakat menemukan pelanggaran Pemilu, dipersilahkan melaporkan ke Panwaslu kecamatan, Bawaslu kabupaten/kota, Bawaslu provinsi atau Bawaslu RI.  Dengan catatan masyarakat mempunyai bukti pelanggaran yang akan dilaporkan. Selain itu juga ada  saksi yang melihat dan ada di tempat pelanggaran.  Sementara itu, Anggota Bawaslu Rembang, M Dhofarul Muttaqiin menyatakan, masyarakat juga mempunyai tanggung jawab dalam pengawasan pemilu.  Jadi apabila masyarakat menemukan pelanggaran dalam Pemilu di persilahkan untuk melaporkan kepada jajaran Bawaslu.   Laporan masyarakat itu nanti bisa langsung di tindak lanjuti oleh Bawaslu, dengan catatan melengkapi beberapa syarat pelaporan,  yakni syarat formil dan materiil,” ucapnya. Dalam acara itu para peserta Nampak antusias mengikuti acara.  (*)
Tag
News