Lompat ke isi utama

Berita

JAJAKI KERJASAMA, BAWASLU REMBANG AUDIENSI DENGAN KWARCAB

WhatsApp Image 2025-11-11 at 06.39.06

Bawaslu Kabupaten Rembang melaksanakan Audiensi dengan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Rembang, pada Senin (10/11).

Rembang - Suasana hangat dan penuh semangat terasa di Sanggar Pramuka Kwartir Cabang Rembang pada siang itu, Senin (10/11). Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Rembang duduk berdampingan dengan jajaran Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Rembang, membicarakan hal penting: bagaimana generasi muda bisa menjadi bagian dari penjaga demokrasi bangsa.

Kegiatan audiensi Bawaslu bersama Kwarcab Rembang ini menjadi momen awal sinergi dua lembaga yang memiliki cita-cita sama membentuk warga negara yang sadar, peduli, dan berintegritas dalam kehidupan demokrasi.

Dalam sambutannya, Totok Suparyanto, Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, menegaskan pentingnya menggerakkan pengawasan partisipatif dalam setiap tahapan pemilu. Ia menyampaikan tiga hal utama yang menjadi tujuan audiensi tersebut.

“Undang-undang menugaskan kami untuk menggerakkan pengawas partisipatif, karena pemilu dan pilkada akan semakin kuat jika masyarakat dari berbagai elemen ikut berpartisipasi,” ujar Totok.

Ia menambahkan, pemilih sebagai pengawas partisipatif juga perlu dibekali dengan wawasan kepemiluan yang benar, agar dapat berperan aktif dan bertanggung jawab.

Tidak berhenti di sana, Totok juga mengajak Kwarcab Rembang untuk menjalin kerja sama pengembangan Saka Adhyasta Pemilu, sebuah wadah yang dirancang untuk melatih anggota pramuka menjadi pengawas partisipatif yang jujur, netral, dan berintegritas. Melalui gerakan kepramukaan, kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat literasi demokrasi dan menumbuhkan kesadaran politik yang sehat di kalangan generasi muda.

“Bawaslu ingin mengajak pramuka berperan dari sisi pengawasan dan pengetahuan kepemiluan. Dengan pengetahuan dasar itu, kami harap mereka mampu memberikan kontrol terhadap tahapan-tahapan pemilu,” jelas Totok.

Suara semangat juga datang dari M. Bayanul Lail, anggota Bawaslu Kabupaten Rembang. Ia memaparkan bahwa Saka Adhyasta Pemilu bukan hanya wadah pelatihan, tetapi juga ruang pembentukan karakter demokratis bagi anak muda.

“Melalui Saka ini, pramuka dilatih menjadi pengawas yang jujur dan netral. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang menjaga integritas pemilu, serta memiliki kesadaran politik yang sehat dan kritis,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Sementara itu, Nibrosu Rohid, anggota Bawaslu lainnya, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Kwarcab Rembang tidak sekadar simbolik. Ada tujuan nyata yang ingin dicapai: mulai dari pendidikan pengawas partisipatif, pengembangan Pojok Pengawasan sebagai sarana edukasi publik, hingga membangun kesadaran politik yang sehat dan bertanggung jawab di kalangan pramuka. Semua itu diharapkan menjadi langkah konkret untuk mendukung demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Rembang.

Dari pihak Kwarcab, Gunasih, Ketua Kwartir Cabang Rembang, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu atas langkah kolaboratif ini.
“Kegiatan ini menjadi awal dari sinergitas antara Gerakan Pramuka dan Bawaslu. Kami berharap Saka Adhyasta Pemilu yang telah dibentuk bisa aktif dan rutin melaksanakan kegiatan di tingkat gugus depan,” tutur Gunasih.

Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya memperkaya pengetahuan pramuka, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan kepedulian sosial pada isu-isu demokrasi.

Audiensi yang berlangsung santai namun penuh makna itu menandai babak baru bagi kedua lembaga. Bawaslu dan Kwarcab Rembang kini berada di jalur yang sama menyiapkan generasi muda sebagai penggerak demokrasi dan penjaga integritas pemilu.

Seperti semangat dalam Pramuka yang selalu siap mengabdi, kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas lembaga, melainkan tanggung jawab bersama setiap warga negara. Dari Sanggar Pramuka Rembang, sinergi demokrasi itu pun mulai tumbuh.

Penulis : Dynn

Foto : Ian

Editor : Humas