Herwyn: Budaya Kerja Menjadi Kunci Membangun Kepercayaan Publik terhadap Bawaslu
|
Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Herwyn J.H. Malonda, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu tidak semata-mata ditentukan oleh kualitas pengawasan yang dilakukan. Menurutnya, budaya kerja yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan memiliki peran yang sama penting dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan publik terhadap lembaga.
Hal tersebut disampaikan Herwyn saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (1/7/2026).
"Kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui kualitas pengawasan. Kepercayaan itu dibangun melalui budaya kerja dan cara kita memperlakukan lingkungan tempat kita bekerja," ujar Herwyn.
Ia menjelaskan, Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam mengembangkan sumber daya manusia sekaligus memperkuat budaya organisasi. Melalui kedua program tersebut, Bawaslu berkomitmen membentuk insan yang sehat secara jasmani, tangguh secara mental, matang secara spiritual, serta mampu menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dengan kehidupan keluarga.
Lebih lanjut, Herwyn menyampaikan bahwa Jumpa Berlian juga menjadi wadah bagi seluruh jajaran Bawaslu untuk saling bertukar pengalaman, berdiskusi, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, memperkuat integritas, serta menanamkan nilai-nilai organisasi. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian agar manfaatnya semakin optimal dalam memperkuat budaya kerja di lingkungan Bawaslu.
Pada kesempatan tersebut, Herwyn turut mendorong penerapan konsep Green Office di lingkungan Bawaslu. Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung yang ramah lingkungan, tetapi juga menekankan perubahan perilaku melalui kebiasaan menghemat energi, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan dokumen digital, serta membiasakan pemilahan sampah di tempat kerja.
Ia berharap budaya hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bagian yang melekat dalam aktivitas kerja sehari-hari seluruh jajaran Bawaslu. Dengan demikian, Bawaslu tidak hanya dikenal sebagai lembaga yang profesional dan berintegritas, tetapi juga sebagai institusi yang sehat, ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
"Bukan sekadar membangun gedung yang ramah lingkungan, tetapi bagaimana kita membangun budaya kerja yang dimulai dari perubahan perilaku setiap individu berwawasan lingkungan," tutup Herwyn.
Foto: Tangkapan layar Zoom Meeting
Repost : https://www.bawaslu.go.id/id/berita/herwyn-kepercayaan-publik-terhadap-bawaslu-dibangun-melalui-budaya-kerja