Lompat ke isi utama

Berita

Evaluasi Pengelolaan Data dan Informasi, Niha: Penting untuk Jaga integritas Bawaslu Rembang

Pengelolaan Data dan Informasi Publik

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang menggelar kegiatan Evaluasi Pengelolaan Data dan Informasi di Kantor Bawaslu Kabupaten Rembang, Senin(20/4/2026)

Rembang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang menggelar kegiatan Evaluasi Pengelolaan Data dan Informasi di Kantor Bawaslu Kabupaten Rembang, Senin(20/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi sebagai bagian dari penguatan kinerja kelembagaan.

Kegiatan diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Rembang dari berbagai divisi yang memiliki peran strategis dalam menghasilkan, mengelola, dan menyajikan data serta informasi kelembagaan. Evaluasi tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya membangun budaya sadar data dalam setiap lini kerja pengawasan.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Rembang, Nibrosu Rohid yang akrab disapa Niha, hadir sebagai narasumber. Paparan yang disampaikan menegaskan bahwa pengelolaan data dan informasi memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas dan integritas lembaga.

“Pengelolaan data dan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga integritas Bawaslu Rembang untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Niha.

Penjelasan tersebut menegaskan bahwa data yang dikelola secara baik akan mendorong transparansi dan akuntabilitas lembaga. Proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data harus dilakukan secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan agar mampu meningkatkan kepercayaan publik.

Penekanan juga diberikan pada pentingnya menghasilkan data yang tidak hanya tersedia, tetapi juga memiliki nilai guna. Seluruh kerja-kerja pengawasan dan aktivitas kelembagaan perlu terdokumentasi secara baik agar dapat diolah menjadi informasi yang relevan dan bermanfaat.

“Hal yang perlu diatensi adalah bagaimana kita bisa menghasilkan data dan informasi dari kerja-kerja kelembagaan dan pengawasan,” tegas Niha.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan seluruh peserta. Berbagai kendala dalam pengelolaan data turut disampaikan, mulai dari konsistensi pelaporan, standarisasi format data, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi.

Pembahasan juga mengarah pada pentingnya sinergi antar divisi dalam mendukung pengelolaan data yang terintegrasi. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai menjadi faktor kunci dalam memastikan kualitas data dan informasi yang dihasilkan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Rembang dalam melakukan perbaikan berkelanjutan. Pengelolaan data dan informasi yang optimal diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan yang tepat serta memperkuat posisi Bawaslu sebagai lembaga yang profesional, transparan, dan terpercaya.

Upaya penguatan pengelolaan data diharapkan mampu menghadirkan informasi yang akurat dan berkualitas bagi masyarakat. Kebutuhan publik terhadap keterbukaan informasi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Bawaslu Kabupaten Rembang dalam mewujudkan pengawasan demokrasi yang berintegritas.

 

Penulis : Evelin
Foto : Arfiyan
Editor : Hanif