Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Rembang Perkuat Konsolidasi Demokrasi melalui Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Desa Bangunrejo

publikasi dan pemberitaan bawaslu

Rembang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang terus memperkuat konsolidasi demokrasi di tingkat desa melalui kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan koordinasi Bawaslu Kabupaten Rembang ke Kantor Pemerintah Desa Bangunrejo. (2/3)

Rembang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang terus memperkuat konsolidasi demokrasi di tingkat desa melalui kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan koordinasi Bawaslu Kabupaten Rembang ke Kantor Pemerintah Desa Bangunrejo (2/3).

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas data pemilih tetap akurat dan mutakhir, meskipun tahapan pemilu telah selesai.


Menurutnya, peran pemerintah desa sangat strategis dalam memberikan informasi faktual terkait kondisi kependudukan di wilayah masing-masing.


“Kunjungan Bawaslu Rembang ke kantor desa bukan hanya untuk mendapatkan informasi untuk kepentingan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, namun lebih dari itu Bawaslu berkesempatan mengedukasi masyarakat bahwa perjalanan demokrasi tak berhenti hanya pada saat tahapan pemilu selesai,” ujar Totok.


Ia menegaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan semua pihak secara berkelanjutan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga validitas data pemilih.


Sementara itu, Kepala Desa Bangunrejo, Kusminanto, menyambut baik koordinasi yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Rembang. Menurutnya, sinergi antara penyelenggara pemilu dan pemerintah desa sangat membantu dalam penyediaan data kependudukan yang akurat.


“Kami merasa senang ada koordinasi dengan Bawaslu Rembang terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, karena sebagai wakil pemerintah desa, kami bisa berkontribusi menginformasikan warga yang sudah meninggal dunia untuk kepentingan data pemilih,” ungkapnya.

Penulis: Jhank

Foto: Heri

Editor: Humas