Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Rembang Gelar Edukasi “Tanpa Batas Asa” untuk Pemilih Pemula di SMK Muhammadiyah Rembang

WhatsApp Image 2025-09-22 at 07.44.05.jpeg

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang saat menjadi pembina upacara di SMK Muhammadiyah Rembang, pad Senin (22/9).

Bawaslu Rembang Gelar Edukasi “Tanpa Batas Asa” untuk Pemilih Pemula di SMK Muhammadiyah Rembang

Rembang, 23 September 2025 —Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah melalui program edukasi pemilih pemula bertajuk “Tanpa Batas Asa”, yang digelar di SMK Muhammadiyah Rembang pada Senin pagi (22/9/2025).

Kegiatan ini dikemas dalam suasana upacara bendera rutin yang dilaksanakan setiap hari Senin. Tim dari Bawaslu Kabupaten Rembang hadir langsung sebagai pembina upacara, memberikan amanat dan edukasi tentang pentingnya peran pemilih pemula dalam menyukseskan proses demokrasi, baik dalam Pemilu maupun Pemilihan yang akan datang.

Pemilih Pemula: Pilar Demokrasi Masa Depan

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto, hadir langsung bersama dua staf Bawaslu lainnya, Kukuh dan Aris. Dalam amanatnya, Totok menyapa hangat para siswa yang berbaris rapi di lapangan upacara. Ia menekankan bahwa pemilih pemula adalah pilar penting dalam demokrasi masa depan, dan karena itu harus memiliki pemahaman yang kuat mengenai hak dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara.

“Sebagai generasi muda, kalian harus menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Jangan hanya jadi penonton dalam pesta demokrasi, tapi ikut mengawal agar pemilu berjalan jujur dan adil,” ujar Totok.

Totok juga menyampaikan syarat-syarat dasar menjadi pemilih, seperti sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah, berstatus WNI, dan bukan anggota TNI/Polri. Ia mengingatkan para siswa untuk memastikan nama mereka sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tidak ragu untuk melapor ke KPU jika belum terdaftar.

“Kami siap membantu. Jangan sampai ada satu pun pemilih pemula kehilangan hak pilihnya,” tegas Totok di hadapan ratusan siswa dan guru.

Bawaslu Goes to School: Edukasi Demokrasi Sejak Dini

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Bawaslu Goes to School” yang rutin dilaksanakan di SMA, MA, dan SMK di seluruh Kabupaten Rembang. Melalui program ini, Bawaslu ingin menanamkan pemahaman tentang demokrasi sejak dini, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menjadi pemilih yang bertanggung jawab.

Siswa-siswi SMK Muhammadiyah Rembang menyambut kegiatan ini dengan antusias. Banyak dari mereka yang baru pertama kali mendapatkan informasi langsung dari penyelenggara pengawasan pemilu.

Selain memahami hak dan kewajiban sebagai pemilih, para siswa juga diberikan penjelasan mengenai potensi pelanggaran pemilu, seperti politik uang, kampanye di tempat ibadah, hingga penyebaran hoaks, serta bagaimana cara melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran tersebut.

“Jangan memilih karena diberi uang, pilihlah karena hati nurani dan rekam jejak calon yang kalian yakini bisa membawa perubahan,” imbuh Totok.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Kepala SMK Muhammadiyah Rembang, Mochamad Akrom, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, program “Bawaslu Goes to School” sangat relevan dan bermanfaat bagi siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Kabupaten Rembang. Kegiatan ini sangat membantu siswa kami dalam memahami proses demokrasi dan kepemiluan secara lebih nyata,” ungkap Akrom.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap semakin banyak pemilih muda yang melek demokrasi, tidak apatis, serta berani bersuara dan berpartisipasi aktif dalam pemilu. Dengan semangat “Tanpa Batas Asa”, pemilih pemula diharapkan tetap optimis bahwa satu suara mereka punya kekuatan besar untuk menentukan masa depan bangsa.

Penulis : Kukuh 

Foto : Aris 

Editor : Tim Humas