Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Rembang Gandeng STAI Al-Kamal, Perkuat Pengawasan Partisipatif dan Pendidikan Demokrasi

WhatsApp Image 2026-05-04 at 14.16.27.jpeg

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Rembang saat melakukan sesi foto bersama dengan Ketua STAIKA  Al-Kamal Sarang pada kegiatan MoU Bawaslu Kabupaten Rembang dengan STAIKA Al-Kamal, Senin (4/5).

Rembang — Bawaslu Kabupaten Rembang terus memperluas jejaring kolaborasi dalam upaya memperkuat kualitas demokrasi di segala lini kehidupan masyarakat. (4/5) Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan STAI Al-Kamal melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB dengan suasana tenang di ruang rapat STAI AL-Kamal itu menjadi momentum penting, tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi perjalanan demokrasi di Kabupaten Rembang.


Kerja sama ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi titik awal sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan dunia akademik. Dalam konteks pengawasan partisipatif, keterlibatan perguruan tinggi dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran kritis masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap proses demokrasi.


Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Rembang dan STAI Al-Kamal berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program edukatif. Kegiatan seperti seminar, diskusi publik, riset kepemiluan, hingga keaktifan mahasiswa diharapkan mampu mendorong lahirnya agen-agen pengawasan partisipatif yang berbasis pengetahuan.

Selain itu, kerja sama ini juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam praktik pengawasan pemilu. Dengan pendekatan akademik yang sistematis, mahasiswa tidak hanya memahami teori demokrasi, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.


“ Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun budaya pengawasan yang inklusif. pengawasan pemilu tidak bisa hanya mengandalkan lembaga formal, melainkan membutuhkan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi yang menargetkan sekolah SMP sampai Sekolah Tinggi atau kampus-kampus.” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang atau akrab di panggil Totok.


Sementara itu, pihak STAI Al-Kamal menyambut baik kerja sama ini sebagai peluang untuk memperkuat peran institusi pendidikan dalam pembangunan demokrasi. “ Dengan adanya kesempatan yang sangat baik ini, kami sangat berterimakasih kepada Bawaslu Kabupaten Rembang telah membuka ruang untuk masuknya ilmu baru di STAI AL-Kamal, ini merupakan kesempatan emas untuk para mahasiswa dalam menangkap ilmu demokrasi dan kepemiluan sebanyak-banyaknya dari Bawaslu.” Tegas Noor Hasan selaku ketua STAI AL-Kamal Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial yang berlandaskan nilai-nilai demokrasi.


Ke depan, sinergi antara Bawaslu Rembang dan STAI Al-Kamal diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengawasan pemilu yang lebih partisipatif, kritis, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi contoh bahwa penguatan demokrasi dapat dimulai dari kemitraan yang solid antara lembaga negara dan dunia pendidikan.

WhatsApp Image 2026-05-04 at 14.16.27 (1).jpeg

Penulis : Bambang
Foto : Ian

Editor : Hanif