Bawaslu Rembang Ajak GP Ansor Rembang Wujudkan Rasa Cinta Tanah Air Melalui Pendidikan Demokrasi
|
[caption id="attachment_2342" align="alignnone" width="1280"]
Bawaslu Kabupaten Rembang bersama Pimpinan Cabang GP Ansor Rembang, Muhammad Nadhif Shidqi mewujudkan Hubbul Wathon Minal Iman atau rasa cinta tanah air melalui pendidikan demokrasi kepada masyarakat dalam acara Talk Show di kantor Bawaslu Rembang pada Rabu (23/6).[/caption]
Rembang - Bawaslu Kabupaten Rembang ajak organisasi kemasyarakatan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) untuk mewujudkan Hubbul Wathon Minal Iman atau rasa cinta tanah air melalui pendidikan demokrasi kepada seluruh lapisan masyarakat.
Pendidikan demokrasi ini dilakukan secara live melalui youtube dan sosial media milik Bawaslu Rembang dalam program acara Ngronda yang diselenggarakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Rembang pada Rabu (23/6).
Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto menjelaskan tujuan program ini merupakan wujud rasa cinta tanah air dengan menggunakan hati. “Jika rasa cinta tanah air hanya sekedar slogan dan tanpa didasari dari hati, maka tidak bermakna apa-apa. Padahal makna Hubbul Wathon Minal Iman lebih dalam dari itu,” tuturnya.
Dikesempatan yang sama, Pimpinan Cabang GP Ansor Rembang, Muhammad Nadhif Shidqi menjelaskan, implementasi Hubbul Wathon Minal Iman dalam demokrasi adalah membuat program aktualisasi diri dan pelatihan-pelatihan yang akan menjadi bekal dalam kehidupan berdemokrasi.
“Sahabat-sahabat GP Ansor Rembang sudah kita bekali dengan pelatihan-pelatihan maupun kegiatan aktualisasi diri yang akan menjadi bekal untuk mereka bagi masyarakat luas,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan peran organisasi dalam kenegaraan salah satunya mendistribusikan kader-kader sebagai penyelenggara pemilihan, dan mensukseskan kontestasi tersebut.
Menurut Nadhif, implementasi Hubbul Wathon Minal Iman bisa dengan cara mengambil peran dalam ranah demokrasi dengan mengirimkan kader untuk mengikuti Pemilihan, baik sebagai Peserta maupun sebagai penyelenggara. “Selain itu juga membentuk satgas anti politik uang bersama dengan Bawaslu,” katanya.
GP Ansor berharap, Bawaslu Rembang mendekonstruksi penyelenggaraan yang sukses bukan hanya dengan rasio partisipasi yang tinggi akan tetapi juga melakukan upaya sosialisasi dengan memberikan pengetahuan pengawasan bagi pemilih pemula agar kualitas Pemilu lebih baik.(*)
Bawaslu Kabupaten Rembang bersama Pimpinan Cabang GP Ansor Rembang, Muhammad Nadhif Shidqi mewujudkan Hubbul Wathon Minal Iman atau rasa cinta tanah air melalui pendidikan demokrasi kepada masyarakat dalam acara Talk Show di kantor Bawaslu Rembang pada Rabu (23/6).[/caption]
Rembang - Bawaslu Kabupaten Rembang ajak organisasi kemasyarakatan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) untuk mewujudkan Hubbul Wathon Minal Iman atau rasa cinta tanah air melalui pendidikan demokrasi kepada seluruh lapisan masyarakat.
Pendidikan demokrasi ini dilakukan secara live melalui youtube dan sosial media milik Bawaslu Rembang dalam program acara Ngronda yang diselenggarakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Rembang pada Rabu (23/6).
Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto menjelaskan tujuan program ini merupakan wujud rasa cinta tanah air dengan menggunakan hati. “Jika rasa cinta tanah air hanya sekedar slogan dan tanpa didasari dari hati, maka tidak bermakna apa-apa. Padahal makna Hubbul Wathon Minal Iman lebih dalam dari itu,” tuturnya.
Dikesempatan yang sama, Pimpinan Cabang GP Ansor Rembang, Muhammad Nadhif Shidqi menjelaskan, implementasi Hubbul Wathon Minal Iman dalam demokrasi adalah membuat program aktualisasi diri dan pelatihan-pelatihan yang akan menjadi bekal dalam kehidupan berdemokrasi.
“Sahabat-sahabat GP Ansor Rembang sudah kita bekali dengan pelatihan-pelatihan maupun kegiatan aktualisasi diri yang akan menjadi bekal untuk mereka bagi masyarakat luas,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan peran organisasi dalam kenegaraan salah satunya mendistribusikan kader-kader sebagai penyelenggara pemilihan, dan mensukseskan kontestasi tersebut.
Menurut Nadhif, implementasi Hubbul Wathon Minal Iman bisa dengan cara mengambil peran dalam ranah demokrasi dengan mengirimkan kader untuk mengikuti Pemilihan, baik sebagai Peserta maupun sebagai penyelenggara. “Selain itu juga membentuk satgas anti politik uang bersama dengan Bawaslu,” katanya.
GP Ansor berharap, Bawaslu Rembang mendekonstruksi penyelenggaraan yang sukses bukan hanya dengan rasio partisipasi yang tinggi akan tetapi juga melakukan upaya sosialisasi dengan memberikan pengetahuan pengawasan bagi pemilih pemula agar kualitas Pemilu lebih baik.(*)Tag
News