Lompat ke isi utama

Berita

“Bawaslu Mengajar” Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini

WhatsApp Image 2025-12-17 at 10.45.00 (8)

Bawaslu Kabupaten Rembang saat mengadakan kegiatan Rapat Fasilitasi Penguatan Kelembagaan bertema “Bawaslu Mengajar” yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Rembang di Hotel Gajah Mada Rembang, Selasa (16/12). 

REMBANG – Ball Room Hotel Gajah Mada Rembang pagi itu terasa berbeda. Deretan kepala sekolah, siswa, pegiat pemilu, hingga organisasi kemahasiswaan duduk berdampingan, menyatukan semangat yang sama: memperkuat literasi demokrasi dan pengawasan pemilu sejak dini. Momentum tersebut terbingkai dalam kegiatan Rapat Fasilitasi Penguatan Kelembagaan bertema “Bawaslu Mengajar” yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Rembang di Hotel Gajah Mada Rembang, Selasa (16/12).

Kegiatan ini menghadirkan para kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan menengah di Kabupaten Rembang, di antaranya SMK Negeri 1 Rembang, SMA Negeri 2 Rembang, SMK Umar Fatah Rembang, SMK Walisongo Kaliori, SMK NU Lasem, MAN 1 Rembang, SMK Annuroniyah Sulang, SMA Negeri 1 Pamotan, SMK Muhammadiyah Rembang, SMK Arrohmaniyah Pamotan, serta MAN 2 Rembang. Masing-masing sekolah hadir didampingi oleh Ketua OSIS sebagai representasi generasi muda.

Tidak hanya dari unsur sekolah, Bawaslu Kabupaten Rembang juga mengundang Pegiat Pemilu, serta organisasi pergerakan mahasiswa yaitu Pengurus HMI Rembang Raya, DPC GMNI Rembang, PC PMII Rembang, serta unsur internal Bawaslu, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pengawasan partisipatif.

WhatsApp Image 2025-12-17 at 10.45.00 (5)

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto, dalam pemaparannya mengajak peserta menelusuri Sejarah Pengawasan Pemilu di Indonesia. Ia menekankan bahwa pengawasan pemilu merupakan bagian penting dari perjalanan demokrasi bangsa, yang terus berkembang seiring tuntutan transparansi dan keadilan pemilu. Menurutnya, peran masyarakat—termasuk pelajar—menjadi kunci dalam menjaga kualitas demokrasi.

Materi dilanjutkan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Rembang, M. Bayanul Lail, yang mengulas tentang Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Ia menjelaskan pentingnya data pemilih yang akurat dan mutakhir sebagai fondasi utama pemilu yang berkualitas, serta membuka ruang partisipasi publik dalam proses pengawasan tersebut.

Sementara itu, Anggota Bawaslu MD. Muttaqiin kembali menguatkan pemahaman peserta melalui materi Sejarah Pengawas Pemilu di Indonesia, dengan menyoroti dinamika kelembagaan pengawas pemilu dari masa ke masa. Ia menegaskan bahwa keberadaan Bawaslu hari ini merupakan hasil perjuangan panjang untuk menghadirkan pemilu yang jujur dan adil.

Sebagai penutup rangkaian materi, Anggota Bawaslu M. Khasanuddin memaparkan Kewenangan Bawaslu dan Tantangan Pengawasan Pemilu. Ia menguraikan peran strategis Bawaslu dalam pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu, sekaligus tantangan yang semakin kompleks di era digital dan keterbukaan informasi.

Melalui kegiatan “Bawaslu Mengajar”, Bawaslu Kabupaten Rembang berharap terbangun sinergi yang kuat antara lembaga pengawas pemilu, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat luas. Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, kegiatan ini menjadi upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi, integritas, dan kepedulian terhadap proses pemilu kepada generasi penerus bangsa.(*)

Penulis & Foto : Ian

Editor : Hanif