Bawaslu Kabupaten Rembang dan Polsek Sulang Perkuat Sinergitas dalam Menjaga Demokrasi yang Aman dan Berintegritas
|
REMBANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya menjaga kualitas demokrasi yang aman, damai, dan berintegritas. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Polsek Sulang yang dilaksanakan pada Senin (11/5/2026) bertempat di Kantor Polsek Sulang, Kabupaten Rembang. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang Totok Suparyanto dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Rembang Nibrosu Rohid, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Kapolsek Sulang IPTU Miftakur Rochmad beserta jajaran Polsek Sulang, serta staf Bawaslu Kabupaten Rembang.
Konsolidasi demokrasi ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan sinergitas antara penyelenggara Pemilu dan aparat keamanan dalam menghadapi berbagai tantangan demokrasi yang semakin dinamis, baik pada tahapan Pemilu maupun di luar tahapan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang Totok Suparyanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa demokrasi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh suksesnya pelaksanaan tahapan Pemilu, tetapi juga dipengaruhi oleh kuatnya koordinasi dan kolaborasi antar lembaga. Menurutnya, tantangan demokrasi saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi dan dinamika sosial masyarakat. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, politik identitas, hingga potensi konflik sosial menjadi perhatian bersama yang harus diantisipasi secara kolektif.
“Penguatan komunikasi dan sinergitas antar lembaga sangat penting dilakukan. Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kualitas demokrasi. Dukungan dari aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan demokrasi yang aman dan berintegritas,” ujar Totok Suparyanto.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi yang baik antara Bawaslu dan Kepolisian menjadi langkah strategis dalam meminimalisir potensi pelanggaran serta menjaga kondusivitas wilayah, khususnya menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang.
Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Rembang, Nibrosu Rohid, menjelaskan bahwa pengawasan demokrasi tidak hanya dilakukan melalui penindakan pelanggaran, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, pengawasan partisipatif menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi objek dalam proses demokrasi, tetapi juga turut berperan aktif mengawasi jalannya demokrasi dan melaporkan apabila ditemukan dugaan pelanggaran.
“Pencegahan menjadi langkah utama dalam pengawasan demokrasi. Edukasi politik kepada masyarakat dan penguatan pengawasan partisipatif perlu terus dilakukan agar masyarakat memiliki kesadaran bersama dalam menjaga demokrasi yang sehat dan bermartabat,” jelas Nibrosu Rohid.
Dalam forum diskusi tersebut juga dibahas berbagai isu strategis terkait penguatan demokrasi, mulai dari pentingnya menjaga netralitas seluruh pihak, peningkatan koordinasi lintas sektor, hingga upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mempengaruhi kualitas demokrasi di tengah masyarakat.
Kapolsek Sulang Iptu Miftakur Rochmad menyampaikan komitmennya dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Pihak Kepolisian, kata dia, siap mendukung pelaksanaan tugas pengawasan yang dilakukan Bawaslu sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas demokrasi di wilayah Kecamatan Sulang.
“Kami siap mendukung terciptanya demokrasi yang aman, damai, dan kondusif. Koordinasi serta komunikasi yang baik antar lembaga menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam menghadapi dinamika demokrasi yang terus berkembang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolsek Sulang juga menilai bahwa kegiatan konsolidasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan serta membangun kesamaan persepsi dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan. Dengan adanya komunikasi yang intensif, potensi permasalahan dapat diantisipasi lebih awal melalui pendekatan preventif dan humanis.
Kegiatan Konsolidasi Demokrasi tersebut berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta diskusi sepakat bahwa demokrasi yang berkualitas harus dibangun melalui kerja sama yang kuat, keterbukaan informasi, kepatuhan terhadap aturan hukum, serta partisipasi aktif masyarakat. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Rembang berharap sinergitas antara Bawaslu dan Kepolisian dapat terus diperkuat secara berkelanjutan guna mendukung terciptanya demokrasi yang jujur, adil, transparan, aman, dan berintegritas di Kabupaten Rembang.
Selain sebagai bentuk penguatan koordinasi kelembagaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan penyelenggara Pemilu. Dengan adanya kolaborasi yang kuat antar lembaga, diharapkan berbagai tantangan demokrasi ke depan dapat dihadapi secara bersama-sama demi terciptanya stabilitas sosial dan politik yang kondusif di Kabupaten Rembang.
Penulils : Evelin
Foto : Mustofa
Editor : Humas