Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu–Bakesbangpol Rembang Satukan Langkah, Dorong Penguatan Demokrasi Publik

publikasi dan pemberitaan bawaslu

Rembang — Suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi tampak di Kantor Bawaslu Kabupaten Rembang pada Senin, 27 April 2026, saat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Rembang menggelar konsolidasi demokrasi bertema “Penguatan Demokrasi Publik”.

Rembang — Suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi tampak di Kantor Bawaslu Kabupaten Rembang pada Senin, 27 April 2026, saat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Rembang menggelar konsolidasi demokrasi bertema “Penguatan Demokrasi Publik”. Pertemuan ini menjadi lebih dari sekadar forum diskusi, melainkan langkah nyata kedua lembaga dalam merajut sinergi untuk memperkuat peran masyarakat dalam kehidupan demokrasi, khususnya di masa non tahapan pemilu.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi kedua lembaga untuk membangun sinergi di masa non tahapan pemilu, khususnya dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat serta memperkuat pemahaman publik terhadap nilai-nilai demokrasi.

Dalam sambutannya, perwakilan Bawaslu Kabupaten Rembang menegaskan bahwa penguatan demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab saat tahapan pemilu berlangsung. 

“Demokrasi harus terus dijaga dalam setiap waktu. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik tentang pentingnya peran mereka dalam proses demokrasi,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Bakesbangpol Kabupaten Rembang menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas politik dan memperkuat ketahanan demokrasi di daerah. 

“Kami melihat Bawaslu sebagai mitra strategis dalam membangun pendidikan politik masyarakat. Ke depan, kami berharap sinergi ini dapat diwujudkan dalam program-program yang konkret,” ungkapnya.

Selain membahas penguatan demokrasi publik, dalam forum tersebut juga mengemuka rencana penjajakan kerja sama antara Bawaslu dan Bakesbangpol, khususnya dalam bidang edukasi politik, literasi demokrasi, serta pengawasan partisipatif masyarakat.

Diskusi berlangsung dinamis dengan menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam menjaga kualitas demokrasi. Kedua pihak sepakat bahwa penguatan demokrasi publik harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara Bawaslu dan Bakesbangpol Kabupaten Rembang dalam menciptakan ekosistem demokrasi yang lebih inklusif, partisipatif, dan berintegritas, baik dalam masa tahapan maupun non tahapan pemilu.

Penulis : Nay

Foto : Evelin

Editor : Hanif