TINGKATKAN PENGAWAS PARTISIPATIF, BAWASLU GANDENG BEM NUSANTARA
|
Rembang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menggelar acara diskusi dengan tema Peran Strategis Pemuda Kawal Pilkada Damai 2024, pada Selasa (20/8).
“Sebagai garda terdepan kelompok Idealis, mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam setiap pelaksanaan Pemilu maupun Pemilihan.” Ujar Anggota Bawaslu Kabupaten Rembang, Muhammad Bayanul Lail.
Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang, dihadiri oleh seluruh perwakilan BEM dari kampus yang ada di Kabupaten Rembang, Perwakilan Organisasi Ekstra Kampus seperti PMII, GMNI, HMI, IPNU, dan IPPNU.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan peran-peran strategis mahasiswa dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024, yang mencakup berbagai aspek berikut:
Partisipasi Aktif dalam semua tahapan Pemilihan Kepala Daerah
Sebagai generasi muda, mahasiswa diharapkan berpartisipasi secara aktif dalam Pemilihan dengan ikut serta mengawasi seluruh tahapan pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Rembang. Ini adalah cara mereka untuk berkontribusi langsung terhadap jalannya proses demokrasi yang ada di Kabupaten Rembang.
Pendidikan Politik
Mahasiswa harus memiliki peranan dalam Pilkada mendatang, termasuk diantaranya mendidik masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas. Sebagai agen perubahan sosial, mahasiswa harus mampu menjadi penyambung lidah rakyat, menyampaikan informasi yang akuran dan relefan mengenai proses Pilkada kepada masyarakat dengan harapan Pilkada berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Pengawasan dan Pemantauan
Mahasiswa dapat terlibat dalam kegiatan pengawasan pemilu untuk memastikan bahwa proses berjalan dengan jujur, adil, dan transparan. Mereka bisa bergabung dengan lembaga pemantau pemilu atau membentuk kelompok independent, dengan harapan bisa meng-advokasi isu-isu tertentu yang berdampak pada proses Pilkada.
“Melalui peran-peran ini, mahasiswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga sebagai agen control social agar dapat aktif berperan dalam proses Demokrasi dengan menjadi pengawas partisipatif.” Imbuhnya.
Selain itu, untuk dalam bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas demokrasi, Bawaslu Kabupaten Rembang mengajak BEM Nusantara Jawa Tengah untuk melakukan Kerjasama dengan menandatangani nota kesepahaman bersama/ MoU terkait Pendidikan politik dan Pengawasan Partisipatif.
Dengan diadakannya nota kesepahaman bersama ini, Bawaslu berharap ada peningkatan kesadaran bagi masyarakat terhadap proses dinamika politik yang berujung pada peningkatan partisipasi masyarakat sebagai pengawas partisipatif.
“Melalui proses penandatanganan MoU ini, kami berharap mahasiswa dapat membantu memastikan bahwa Pilkada berjalan secara demokratis dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili kepentingan rakyat.” Pungkasnya.(*)
Penulis : Dyn
Editor : Bay
Fotografer : Dyn