Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Kualitas Publikasi, Bawaslu Rembang Gelar Pelatihan Jurnalistik

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto saat membuka pelatihan jurnalistik pada Kamis, (21/11)

Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto saat membuka pelatihan jurnalistik pada Kamis, (21/11)

REMBANG – Dalam upaya meningkatkan kualitas publikasi terkait pengawasan Pemilihan 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang mengadakan pelatihan jurnalistik, pada Kamis (22/11). 

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Rembang tersebut dihadiri oleh KetuaPanwaslu Kecamatan se Kabupaten Rembang dan Staf se Kabupaten Rembang.

Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan jurnalistik yang mumpuni, sehingga informasi terkait pengawasan Pemilihan 2024 dapat disampaikan secara profesional dan akurat kepada masyarakat.

"Peran media sangat penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas proses demokrasi. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat menghasilkan konten informasi yang edukatif dan objektif," ujar Totok.

Totok menambahkan bahwa pelatihan ini juga bertujuan untuk membangun kepercayaan publik terhadap Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu. "Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan bertanggung jawab terkait tahapan dan pengawasan pemilu," tegasnya.

Melalui pelatihan jurnalistik ini, Bawaslu Rembang berharap dapat meningkatkan keterbukaan informasi publik sekaligus menguatkan sinergi dengan media dalam menyukseskan Pemilihan serentak tahun 2024.

Dikesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Rembang, MD. Muttaqiin menyampaikan materi pelatihan mencakup teknik penulisan berita, pengambilan foto jurnalistik, tutorial-tutorial video hingga strategi komunikasi digital.

selain itu, Muttaqin mengajak praktik langsung terkait pembuatan video-video dokumenter pengawasan Pemilihan, "Saya mengajak praktik langsung pembuatan video dokumenter pengawasan Pemilihan saat penertiban APK yang akan diselenggarakan besok Minggu, 24 November," katanya.  

Salah satu peserta, Desty, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat dalam mendukung tugas pengawasan. "Kami jadi lebih paham bagaimana cara menyusun berita yang menarik sekaligus informatif, sehingga masyarakat bisa lebih mudah memahami informasi yang kami sampaikan," ungkapnya.