Lompat ke isi utama

Berita

Pemilu Sukes, Demokrasi Pancasila Terawat

[caption id="attachment_3363" align="alignnone" width="975"] Bawaslu Kabupaten Rembang menyelenggarakan acara Webinar Pengembangan Pojok Pengawasan dengan tema “Pemilu 2024 sebagai Sarana Merawat Demokrasi Pancasila” yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, pada Kamis (26/10)[/caption] REMBANG – Melihat seberapa besar pengaruh suksesnya Pemilu 2024 bagi keberlangsungan nilai-nilai demokrasi Pancasila, Bawaslu Kabupaten Rembang gelar acara Webinar Pengembangan Pojok Pengawasan dengan tema “Pemilu 2024 sebagai Sarana Merawat Demokrasi Pancasila” yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting, pada Kamis (26/10). Pada acara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Rembang dari tingkat Kecamatan sampai tingkat Kelurahan/Desa serta masyarakat di Kabupaten Rembang. [caption id="attachment_3364" align="alignnone" width="975"] Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto saat memberikan sambutan saat acara Webinar Pengembangan Pojok Pengawasan dengan tema “Pemilu 2024 sebagai Sarana Merawat Demokrasi Pancasila” yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting.[/caption] Pada sambutannya, Totok Suparyanto selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang menyampaikan, bahwasannya kita sebagai penyelenggara Pemilu harus bisa mempedomani nilai-nilai Pancasila. “Sebagai penyelenggara Pemilu, jajaran Bawaslu harus dapat mempedomani nilai-nilai dari Pancasila dan mempraktikannya dalam kerja-kerja kepengawasan kita”, ujar Totok. “Kita harus memahami semua kaidah-kaidah konstitusional dalam rangkaian proses Pemilu ataupun Pilkada dan sebisa mungkin dapat mengambil pesan-pesan apa saja yang terkandung pada peraturan-peraturan yang berlaku”, kata Turtiantoro saat menyampaikan materinya. Dosen Fisip Universitas Diponegoro itu juga berpesan, “Agar semua masyarakat ikut mengawal dan memastikan Pemilu 2024 sudah berjalan sesuai dengan norma-norma yang terkandung pada nilai-nilai Pancasila”, pesan Turtiantoro. [caption id="attachment_3362" align="alignnone" width="696"] Fisip Undip, Turtiantoro saat menyampaikan materi saat acara Webinar Pengembangan Pojok Pengawasan dengan tema “Pemilu 2024 sebagai Sarana Merawat Demokrasi Pancasila” yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting.[/caption] Ia juga menegaskan bahwa, “Kita sebagai pemilih harus berpedoman dengan asas langsung, umum dan bebas, sedangkan untuk pihak penyelenggara harus berpedoman dan menerapkan asas jujur dan adil guna merawat demokrasi Pancasila”, tegasnya. Turtiantoro juga menambahkan, bahwasannya pemilihan umum yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 hakekatnya adalah implementasi dari Demokrasi Pancasila dengan cara mencerminkan nilai-nilai dari Pancasila dalam pelaksanaannya dan menjadikan bahan diskursus pilihan untuk demokrasi yang semakin berkualitas. Pada closing statementnya, Turtiantoro mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar ikut berpartisipasi pada penyelenggaraan Pemilu supaya pelaksanaannya berjalan dengan semestinya. Penulis : Ian
Tag
Featured
News
Opini
Pengawasan
Pengumuman
Populer
PUBLIKASI
Putusan