Lompat ke isi utama

Berita

Peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu, Kabupaten Rembang Rawan Sedang

REMBANG – Bawaslu RI meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pemilu dan pemilihan serentak 2024, Kabupaten Rembang di kategorikan rawan sedang. Acara yang dilakukan di Redtop Hotel & Convention Center Jakarta pada Jumat (16/12). Anggota Bawaslu Kabupaten Rembang, M. Maftuhin yang hadir dalam acara peluncuran tersebut menjelaskan secara umum, Kabupaten Rembang masuk kategori daerah rawan sedang dengan skor 45,21 dan menempati peringkat 108 dari 514 Kabupaten/Kota se Indonesia. Ia menjelaskan penyusunan IKP Pemilu 2024 ini menggunakan empat dimensi, 12 subdimensi dan 61 indikator. Empat dimensi itu meliputi, Konteks Sosial Politik, Penyelengaraan Pemilu, Kontestasi, dan Partisipasi. “Dari keempat dimensi itu, Kabupaten Rembang ada yang menempati posisi daerah rawan tinggi, yaitu dalam konteks dimensi penyelenggaraan pemilu dengan nilai 79,11 dan menempati peringkat 53 dari 514 Kab/Kota se Indonesia. Dimensi lainya menempati posisi daerah rawan sedang, yaitu dimensi sosial politik dengan nilai 46,99 dan menempati peringkat 108, dimensi kontestasi dengan nilai 9,83 dan menempati peringkat 323 dan dimensi partisipasi menempati peringkat 396 dari 514 Kab/Kota seluruh Indonesia,” jelasnya. Ia merincikan pada dimensi penyelenggaraan pemilu yang menyebabkan Kabupaten Rembang masuk dalam daerah rawan tinggi adalah terpenuhinya beberapa sub dimensi yaitu sub dimensi hak memilih dengan indikator adanya pemilih memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), adanya pemilih tidak memenuhi syarat terdaftar dalam pemilih tetap, dan adanya pemilih ganda dalam daftar pemilih (logistik). Sub dimensi pelaksanaan pemungutan suara dengan indikator adanya informasi pelanggaraan saat pemungutan suara di pemilu/ pilkada, dan adanya saran perbaikan (catatan khusus) dari pengawas saat pemungutan suara. Sub dimensi adjudikasi dan keberatan dengan indikator adanya gugatan atas hasil pemilu/ pilkada, dan adanya keberatan dan/atau sengketa proses pemilu/pilkada. Sedangkan dimensi yang menempatkan sebagai daerah rawan sedang yaitu pada dimensi konteks sosial politik dengan terpenuhinya tiga sub dimensi yakni pertama, kemanan dengan indikator adanya bencana non alam (pandemi covid 19) yang mengganggu tahapan pemilu/pilkada, Kedua, otoritas penyelenggara pemilu dengan indikator adanya putusan DKPP yang ditujukan kepada jajaran KPU dan/atau Bawaslu, dan ketiga penyelenggara Negara dengan indikator adanya rekomendasi Bawaslu terkait ketidaknetralitan ASN/TNI/POLRI. Selain kedua dimensi tersebut, kategori rawan sedang lainnya pada dimensi kontestasi juga disumbang dari indikator sub dimensi lainnya. Yakni pada sub dimensi Kampanye calon dengan indikator adanya iklan kampanye di luar jadwal yang dilakukan oleh peserta pemilu, dan adanya pelanggaran lokasi kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu/ pilkada. Sementara itu, pada dimensi Partisipasi dengan sub dimensi Partisipasi pemilih memiliki indikator adanya pemilih tambahan melebihi jumlah surat suara cadangan 2%. [caption id="attachment_3002" align="alignnone" width="696"] IKP Kabupaten Rembang Pemilu Tahun 2024[/caption] Ia menambahkan, IKP ini merupakan early warning system atau peringatan dini dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 agar dapat diminimalisir atau ditekan pelanggaran pemilu baik yang dilakukan oleh peserta pemilu, penyelenggara pemilu, masyarakat ataupun oleh aparatur pemerintah. Dengan begitu lanjut dia, Bawaslu Kabupaten Rembang akan semakin menggencarkan pola pencegahan dan pengawasan melekat di setiap tahapan penyelenggaran pemilu dan pilkada. Ia berharap, pelaksanaan pemilu/ pilkada dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, memenuhi prinsip luber dan jurdil sehingga menghasilkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas serta mendapat legitimasi dari masyarakat. (*) [caption id="attachment_2999" align="alignnone" width="696"] Anggota Bawaslu Kabupaten Rembang, M. Maftuhin (batik biru) hadir dalam acara Peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 di Redtop Hotel & Convention Center Jakarta pada Jumat (16/12)[/caption]  
Tag
News