Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi: Perdalam Pengetahuan dan Keterampilan, Anggota Saka Adhyasta Pemilu Bersiap Ikuti Gladi Tangguh Ubaloka

publikasi dan pemberitaan bawaslu

Semangat untuk terus belajar dan mengasah keterampilan menjadi bagian penting dalam perjalanan anggota Saka Adhyasta Pemilu. Bukan sekadar memahami nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan, mereka juga perlu dibekali pengalaman serta keterampilan kepramukaan yang dapat membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama.

Rembang – Semangat untuk terus belajar dan mengasah keterampilan menjadi bagian penting dalam perjalanan anggota Saka Adhyasta Pemilu. Bukan sekadar memahami nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan, mereka juga perlu dibekali pengalaman serta keterampilan kepramukaan yang dapat membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama.


Semangat itulah yang menjadi salah satu pembahasan dalam Konsolidasi Demokrasi antara Bawaslu Kabupaten Rembang bersama pengurus Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Rembang. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Rembang tersebut dihadiri pengurus DKC Kwarcab Rembang, Kharfuan Ardi dan Rahma Auliya, serta Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto.


Suasana konsolidasi tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antarlembaga. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan pembinaan anggota Saka Adhyasta Pemilu terus berjalan dan mampu memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi generasi muda.


Dalam pertemuan tersebut, pembahasan mengarah pada tindak lanjut program pembinaan anggota Saka, khususnya dalam memperkuat pengetahuan dan keterampilan pendidikan kepramukaan. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana keikutsertaan anggota Pramuka dalam Gladi Tangguh Ubaloka VII Tahun 2026.


Kegiatan yang diselenggarakan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rembang melalui Dewan Kerja Cabang Rembang itu dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai Sabtu hingga Kamis, 1–6 Agustus 2026. Bumi Perkemahan Karangsari Park, Sulang, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan yang akan mempertemukan anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai unsur di Kabupaten Rembang.


Bagi anggota Saka Adhyasta Pemilu, kesempatan tersebut bukan hanya tentang mengikuti sebuah kegiatan kepramukaan. Gladi Tangguh Ubaloka menjadi ruang untuk memperkaya pengalaman, memperdalam keterampilan, sekaligus membangun karakter melalui proses belajar bersama.


Berdasarkan surat Kwarcab Rembang tertanggal 15 Juli 2026, setiap Kwartir Ranting, perguruan tinggi, gugus depan, dan satuan karya di wilayah Kwartir Cabang Rembang diwajibkan menugaskan dua orang anggota Pramuka Penegak/Pandega untuk mengikuti Gladi Tangguh Ubaloka VII Tahun 2026. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada petunjuk pelaksanaan yang telah disampaikan oleh Kwarcab Rembang.


Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto, melihat keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter yang penting bagi masa depan demokrasi.


Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda, termasuk dalam menanamkan kepedulian terhadap kehidupan demokrasi dan pengawasan pemilu. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kerja sama yang dibangun dalam kegiatan kepramukaan dinilai sejalan dengan semangat pengawasan partisipatif.


“Generasi muda merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Melalui sinergi dengan Kwarcab Rembang, kami berharap nilai-nilai pengawasan partisipatif dapat terus ditanamkan kepada anggota Pramuka sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan dan turut berkontribusi dalam mengawal demokrasi,” ujar Totok.


Bagi Bawaslu Kabupaten Rembang, pembinaan Saka Adhyasta Pemilu bukanlah proses yang berhenti pada satu kegiatan. Setiap pertemuan, pelatihan, dan pengalaman yang dijalani anggota Saka merupakan bagian dari perjalanan panjang untuk membangun generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sekaligus kepedulian terhadap demokrasi.


Karena itu, Konsolidasi Demokrasi bersama DKC Kwarcab Rembang menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Tidak hanya dalam pendidikan kepemiluan dan pengawasan partisipatif, tetapi juga dalam mendukung pengembangan kapasitas anggota Saka melalui kegiatan kepramukaan.


Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadikan Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah pembelajaran yang semakin hidup. Di dalamnya, anggota Pramuka tidak hanya belajar mengenal demokrasi dan kepemiluan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri, membangun jejaring, serta mempraktikkan nilai-nilai kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.


Pada akhirnya, demokrasi tidak hanya membutuhkan aturan dan lembaga, tetapi juga membutuhkan generasi yang bersedia menjaganya. Dari ruang-ruang pembinaan seperti inilah, semangat pengawasan partisipatif terus ditumbuhkan. Bawaslu Kabupaten Rembang bersama Gerakan Pramuka berkomitmen untuk terus berjalan bersama, menyiapkan generasi muda yang tidak hanya terampil dan berkarakter, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut mengawal demokrasi yang berkualitas dan berintegritas di Kabupaten Rembang.

Penulis : Alfin

Foto : Ian

Editor : Humas