Bedah Buletin Bawaslu Rembang, Kupas Program Setahun
|
Rembang – Bawaslu Kabupaten Rembang menyelenggarakan acara bedah buletin edisi kelima pada Kamis (30/12). Acara itu juga sekaligus untuk mengupas kegiatan yang diselenggarakan selama 2021.
Bedah buletin yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube, Facebook, dan Instagram itu diselenggarakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Rembang.
Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Rembang, Ahmad Soffa mengatakan, bedah buletin kali sengaja dilaksanakan guna membagikan informasi kegiatan Bawaslu Kabupaten Rembang selama non tahapan. "Pada edisi kelima ini membahas kegiatan kita selama non tahapan, ” katanya.
Dalam buletin ini banyak sajian menarik yang layak dibaca oleh publik. Mulai dari judul ragam program masa non tahapan yang menjelaskan kegiatan-kegiatan Bawaslu Rembang selama tidak ada tahapan Pemilu atau Pilkada.
Selama 2021, Bawaslu Rembang memiliki banyak program meliputi; pertama, pendidikan politik yang terdiri dari Desa Pengawasan, Desa Anti Politik uang serta webinar. Kedua, diskusi publik dengan tema pemuda yang berbicara. Ketiga, Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP), dan kerja sama atau MoU dengan beberapa perguruan tinggi.
Ia menambahkan, judul lain dalam laporan utama yakni menumbuhkan asa pengawasan dan anti politik uang, judul ini membahas mengenai tujuan membentuk desa pengawasan dan anti politik uang serta siapa saja sasarannya.
Dari tema ini, ia berharap, kedepannya masyarakat akan tumbuh kesadaran untuk ikut mengawasi setiap gelaran Pemilu ataupun Pilkada.
Selain itu, Soffa juga menjelaskan laporan utama dengan judul yang lainnya, yakni Pemilu/Pilkada : Partisipasi atau transaksi. Dari judul tersebut ia menjelaskan meningkatnya jumlah partisipasi dalam Pemilihan ataupun Pemilu, namun meningkatnya partisipasi tersebut masih menjadi perdebatan, karena memang pemilih murni ingin memilih sesuai hati nuraninya ataukah karena politik transaksional.
Tidak sampai di situ saja, masih banyak judul yang ada di dalam buletin edisi ke lima, yakni alumnus SKPP mulai menunjukkan kiprah, Bawaslu desak KPU Rembang gencarkan sosialisasi, memapak Pemilu dan Pilkada serentak, serta bersinergi dengan perguruan tinggi. Dalam kesempatan tersebut ia juga menjelaskan bahwa di dalam buletin edisi ke lima ini juga terdapat beberapa opini dari para komisioner Bawaslu Kabupaten Rembang.
Soffa juga mengingatkan, apabila masyarakat ingin mengetahui data pengawasan ataupun kinerja Bawaslu Kabupaten Rembang selama menjalankan tugas-tugas, masyarakat bisa mengakses melalui web PPID. "Semua data sudah ada di web PPID, dengan begitu masyarakat bisa mengakses atau mendownload dengan cuma-cuma tanpa harus pergi ke kantor Bawaslu Kabupaten Rembang, " jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun semua data ada di website, sebagai lembaga yang terbuka Bawaslu tetap harus melindungi beberapa data biasa disebut informasi yang dikecualikan.
Dalam kesempatan tersebut, terbitnya buletin ke lima ini diharapkan bisa melengkapi literasi tentang demokrasi. (*)