Lompat ke isi utama

Berita

Ajak Pemilih Pemula, Bawaslu Rembang Beri Wawasan Kepemiluan

[caption id="attachment_2993" align="alignnone" width="696"] Bawaslu Kabupaten Rembang menyelenggarakan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan tema "Pemilih Pemula harus Cerdas dalam Pemilu" pada Rabu (14/12).[/caption] Rembang - Bawaslu Rembang melakukan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada pemilih pemula, hal ini sebagai bekal untuk berpartisipasi menunjang tercapai suksesnya Pemilu 2024, pada Rabu (14/12). Sosialisasi ini dilakukan di Hotel Fave Rembang dengan mengundang sejumlah perwakilan siswa SMA/ SMK/ MA di Kabupaten Rembang, BEM dan Senat Mahasiswa Universitas YPPI Rembang, Al Kamal, Al Hidayat, dan Al Anwar, serta Pengurus MGMP PPKn SMA/ SMK/ MA Kabupaten Rembang. Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto menyampaikan salah satu cara yang kita lakukan adalah sosialisasi seperti ini dengan memberikan wawasan kepada pemilih pemula. “Dengan diadakannya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pemilih pemula agar lebih cerdas dalam menatap Pemilu 2024,” harap Totok [caption id="attachment_2994" align="alignnone" width="696"] Dosen STAI Pati, Ahmad Jukari saat menyapaikan materinya pada acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan tema "Pemilih Pemula harus Cerdas dalam Pemilu" pada Rabu (14/12).[/caption] Menginjak acara, narasumber pertama, Ahmad Jukari menyampaikan bagaimana pentingnya Perhelatan Pemilu dan mengajak sejak dini para pemilih pemula agar dapat berpartisipasi dalam perhelatan Pemilu. “Pemimpin yang kompeten dan adil sangatlah penting serta sarana yang paling tepat untuk mendapatkan Pemilih yang adil,” ucap Jukari Jukari berpesan agar menjadi Pemilih cerdas. “Pemilih cerdas itu Pemilih yang open minded, jadi punya pemahaman tinggi, serta partisipasi juga tinggi,” pungkas Jukari. [caption id="attachment_2995" align="alignnone" width="696"] Founder CM Managemen & Direktur P3M Jakarta, Masykurudin Hafidz saat menyapaikan materinya pada acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan tema "Pemilih Pemula harus Cerdas dalam Pemilu" pada Rabu (14/12).[/caption] Pada kesempatan yag sama, narasumber kedua, Masykurudin Hafidz menjelaskan bagaimana bentuk-bentuk konsolidasi Pemilu 2024, yaitu Pemilu untuk memperkuat sistem tatanegara yang demokratis. Meningkatkan kualitas pelayanan Pemilu untuk kepentingan pemilih dan seluruh pemangku kepentingan. Selain itu untuk mewujudkan pengelolaan kepemiluan yang berkepastian hukum, efektif, efisien, aksesibel, dan terbuka. Pria yang akrab disapa Cak Maskur tersebut mengajak kepada pemilih pemula untuk dapat berperan dengan berpartisipasi pada terselenggaranya Pemilu 2024. Hal ini merupakan bagian dari mempertahankan kedigdayaan Indonesia dibanding dengan negara-negara lain, bahkan jangan sampai kalah dengan negara-negara lain. “Pemilih pemula harus terlibat di dalam Pemilu dan memastikan Pemilu itu luber dan jurdil,” ucap Cak Maskur. Di akhir penyampainnya, Cak maskur berpesan agar kita mulai untuk terlibat di dalam pemilu, karena di dalam Pemilu masa depan kita ada disana, terhadap kebutuhan kita. “Salah satu untuk mempengengaruhi kebijakan tersebut, salah satunya kita terlibat di dalam Pemilu, memilih calon-calon yang memberikan kebijakan politik terhadap kita semua” tambah Maskur
Tag
News