Lompat ke isi utama

Berita

351 Orang Jajaran Bawaslu Rembang Ikuti Rapid Test

[caption id="attachment_2097" align="alignnone" width="1280"] Bawaslu Rembang melakukan tes rapid atau tes cepat untuk memastikan agar tidak tertular Covid-19 pada (14/08)[/caption] REMBANG – Sebanyak 351 orang jajaran Bawaslu Kabupaten Rembang melakukan rapid test atau tes cepat, untuk memastikan tidak tertular Covid-19. Jumlah sebanyak 351 orang itu meliputi 15 komisioner dan staf Bawaslu Rembang, 42 orang dari Panwaslu Kecamatan, dan 294 orang Panwaslu Kelurahan/desa. Dalam kegiatan itu, Bawaslu Rembang berkerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Rembang. Pelaksanannya berlangsung selama tiga hari; 13-15 Agustus 2020. Bertempat di lima titik klinik; di Rembang, Kragan, Sedan, Pamotan, dan Sulang. Koordinator Sekertariat Bawaslu Rembang, Khotib mejelaskan jika dalam rapid test itu ada jajaran pengawas yang hasilnya reaktif, akan ditindak lanjuti lebih lanjut. Dijelaskan dia, pelaksanaan test ini sesuai dengan intruksi dari Bawaslu RI dalam pencegahan penyebaran Covid-19. β€œTes ini guna mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 semua jajaran,” tambah Khotib. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharap masyarakat merasa lebih aman, dan tenang ketika jajaran pengawas melakukan tugasnya di lapangan. Ia juga menambahkan, bahwa jajarannya dalam menjalankan tugasnya tetap memperhatikan protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah. Sementara itu, Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto menambahkan, jajaran penyelenggara harus dipastikan sehat dan terbebas dari virus corona. Sebab, dalam melakukan tugas-tugasnya mereka berpotensi besar bersinggungan dengan orang lain. Sejumlah tahapan Pilkada yang mengharuskan bersinggungan dengan orang lain; pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, kampanye, pemungutan dan penghitungan suara, dan lainnya. (*) [caption id="attachment_2098" align="alignnone" width="1152"] Jajaran Bawaslu Rembang melakukan tes rapid atau tes cepat untuk memastikan agar tidak tertular Covid-19 pada (14/08)[/caption]  
Tag
News