Sehari Dalam Pengembangan Diri
|
[caption id="attachment_1741" align="alignnone" width="1152"]
Bawaslu Rembang memberi pembekalan Bimtek dalam acara Peningkatan Kapasitas Panwas Kecamatan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020, pada Rabu (29/1)[/caption]
Sepotong pagi Rabu, 29 Januari 2020. Matahari baru naik sepenggalah. Puluhan orang sudah berkumpul di Pendopo Kantor Kecamatan Lasem. Mereka datang dari berbagai penjuru 14 Kecamatan Rembang. Mereka adalah para anggota Panwascam Se-Kabupaten Rembang beserta stafnya.
Dengan berbaju batik, mereka sudah mengisi kursi-kursi yang disediakan. Menatap dan mendengar secara khusyuk narasumber yang ada di depan. Dengan bulatan tekad yang kuat, para anggota Panwascam yang baru dilantik kurang lebih 1,5 bulan ini siap mengikuti kegiatan “Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Panwas Kecamatan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 se Kabupaten Rembang”.
Para Panwascam itu diberikan pengarahan-pengarahan, baik melalui teori maupun praktik ketangkasan di lapangan. Dari pagi sampai sore hari.
Acara dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, kemudian dilanjutkan pengarahan oleh semua anggota Bawaslu Rembang. Banyak kisah menginspirasi dari para anggota Bawaslu Rembang untuk memotivasi para Panwascam.
Usai pengarahan-pengarahan itu, baik jajaran Bawaslu Rembang maupun para Panwascam musti menempuh perjalanan dengan sepeda motor sekira 10 km. Menuju Desa Gowak, Kecamatan Lasem. Setiba di sana, para Panwascam itu melakukan hiking sejauh satu km dan outbond. Tiap-tiap kecamatan terbagi dalam sebuah kelompok. Dari masing-masing kelompok itu kemudian melakukan kompetisi di tiap-tiap pos yang disediakan panitia.
[caption id="attachment_1742" align="alignnone" width="1280"]
Kegiatan di pos satu, para peserta sedang melakukan permainan berupa estafet tongkat dan menjaga nyala lilin agar tetap menyala.[/caption]
Di pos 1, para anggota Panwascam diberikan permainan berupa estafet tongkat dan menjaga nyala lilin. Permainan ini memilki tujuan agar anggota Panwascam mampu melakukan kerjasama satu dengan yang lainnya. Sebab, kerjasama itu sangat dibutuhkan antara satu divisi satu dengan yang lainnya.
[caption id="attachment_1743" align="alignnone" width="1280"]
Kegiatan di pos dua, para peserta mengubah enam segitiga menjadi dua segitiga yang saling menyambung.[/caption]
Di pos 2, Panwascam diminta memecahkan enam segitiga yang saling berhubungan. Kemudian musti dijadikan menjadi dua segitiga saja. Permainan itu dimaksudkan bahwa setiap anggota Panwascam dituntut menyelesaikan masalah, tapi tetap pada koridor aturan yang berlaku, tidak boleh melanggar atau menabrak aturan yang ada.
[caption id="attachment_1744" align="alignnone" width="1280"]
Kegiatan di pos tiga, berupa menggambar karakter yang sudah ditentukan.[/caption]
Di lanjutkan di pos ke 3, dengan permainan pesan bergambar, setiap Panwascam diberikan kata, lalu kata tersebut di sampaikan ke peserta yang lain, tapi dengan gambar tidak boleh berucap kata sama sekali. Permainan ini selain untuk menguji kekompakan tim. Selain itu, untuk memahami karakter masing-masing.
[caption id="attachment_1745" align="alignnone" width="1152"]
Kegiatan di pos empat, peserta berupaya memindahkan bola secara estafet yang berada diatas kepala.[/caption]
Di pos 4, peserta di minta memindahkan bola pingpong yang ada di dalam gelas secara estafet dengan ketentuan gelas tersebut berada di atas kepala. Permainan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama tim.
[caption id="attachment_1746" align="alignnone" width="824"]
Kegiatan di pos lima, para peserta memindahkan air dengan botol yang sudah dilubangi.[/caption]
Permainan botol yang di lubangi dan ditutup dengan tangan untuk memindahkan air,yang ada di pos 5. Memiliki tujuan kekompakan dan kerjasama. Dalam sebuah tim work sangatlah dibutuhkan oleh Panwascam, untuk menyelesaikan masalah saat bertugas. Karena Panwascam dari latar belakang yang berbeda-beda. Maka butuh kekompakan yang besar ketika nanti menemukan masalah di lapangan. Jangan sampai ada celah yang bisa dimanfaatkan oknum tertentu.
[caption id="attachment_1747" align="alignnone" width="1152"]
Kegiatan di pos enam, para peserta sangat antusias mendengarakan penjelasan tata cara permainan memukul air dalam plastik.[/caption]
Di pos 6, Panwascam di ajari untuk berani mengambil keputusan besar saat semua jalan dirasa buntu dan gelap. Di dalam kerja nyata di lapangan, memang Panwascam dituntut berani mengambil sebuah keputusan. Hal itu dituangkan dalam permainan memukul air dalam sebuah plastik yang tergantung dengan mata tertutup.
Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Rembang, MD. Muttaqin mengatakan maksud dari bimtek peningkatan kapasitas ini adalah membangun karakter, membangun kedisiplinan, loyalitas dan solidaritas Panwas Kecamatan. ”Di dalam menjalankan tugas pengawasan Pilkada, diperlukan fisik dan mental yang kuat. Diharapkan dengan outbond ini bisa meningkatkan kapasitas SDM bagi Panwascam dan staf,” kata dia.
Penulis: Anggota Panwascam Gunem Masfuad Edy Santoso dan Staf Bawaslu Rembang M. Agus Musthofa
Bawaslu Rembang memberi pembekalan Bimtek dalam acara Peningkatan Kapasitas Panwas Kecamatan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020, pada Rabu (29/1)[/caption]
Sepotong pagi Rabu, 29 Januari 2020. Matahari baru naik sepenggalah. Puluhan orang sudah berkumpul di Pendopo Kantor Kecamatan Lasem. Mereka datang dari berbagai penjuru 14 Kecamatan Rembang. Mereka adalah para anggota Panwascam Se-Kabupaten Rembang beserta stafnya.
Dengan berbaju batik, mereka sudah mengisi kursi-kursi yang disediakan. Menatap dan mendengar secara khusyuk narasumber yang ada di depan. Dengan bulatan tekad yang kuat, para anggota Panwascam yang baru dilantik kurang lebih 1,5 bulan ini siap mengikuti kegiatan “Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Panwas Kecamatan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 se Kabupaten Rembang”.
Para Panwascam itu diberikan pengarahan-pengarahan, baik melalui teori maupun praktik ketangkasan di lapangan. Dari pagi sampai sore hari.
Acara dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, kemudian dilanjutkan pengarahan oleh semua anggota Bawaslu Rembang. Banyak kisah menginspirasi dari para anggota Bawaslu Rembang untuk memotivasi para Panwascam.
Usai pengarahan-pengarahan itu, baik jajaran Bawaslu Rembang maupun para Panwascam musti menempuh perjalanan dengan sepeda motor sekira 10 km. Menuju Desa Gowak, Kecamatan Lasem. Setiba di sana, para Panwascam itu melakukan hiking sejauh satu km dan outbond. Tiap-tiap kecamatan terbagi dalam sebuah kelompok. Dari masing-masing kelompok itu kemudian melakukan kompetisi di tiap-tiap pos yang disediakan panitia.
[caption id="attachment_1742" align="alignnone" width="1280"]
Kegiatan di pos satu, para peserta sedang melakukan permainan berupa estafet tongkat dan menjaga nyala lilin agar tetap menyala.[/caption]
Di pos 1, para anggota Panwascam diberikan permainan berupa estafet tongkat dan menjaga nyala lilin. Permainan ini memilki tujuan agar anggota Panwascam mampu melakukan kerjasama satu dengan yang lainnya. Sebab, kerjasama itu sangat dibutuhkan antara satu divisi satu dengan yang lainnya.
[caption id="attachment_1743" align="alignnone" width="1280"]
Kegiatan di pos dua, para peserta mengubah enam segitiga menjadi dua segitiga yang saling menyambung.[/caption]
Di pos 2, Panwascam diminta memecahkan enam segitiga yang saling berhubungan. Kemudian musti dijadikan menjadi dua segitiga saja. Permainan itu dimaksudkan bahwa setiap anggota Panwascam dituntut menyelesaikan masalah, tapi tetap pada koridor aturan yang berlaku, tidak boleh melanggar atau menabrak aturan yang ada.
[caption id="attachment_1744" align="alignnone" width="1280"]
Kegiatan di pos tiga, berupa menggambar karakter yang sudah ditentukan.[/caption]
Di lanjutkan di pos ke 3, dengan permainan pesan bergambar, setiap Panwascam diberikan kata, lalu kata tersebut di sampaikan ke peserta yang lain, tapi dengan gambar tidak boleh berucap kata sama sekali. Permainan ini selain untuk menguji kekompakan tim. Selain itu, untuk memahami karakter masing-masing.
[caption id="attachment_1745" align="alignnone" width="1152"]
Kegiatan di pos empat, peserta berupaya memindahkan bola secara estafet yang berada diatas kepala.[/caption]
Di pos 4, peserta di minta memindahkan bola pingpong yang ada di dalam gelas secara estafet dengan ketentuan gelas tersebut berada di atas kepala. Permainan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama tim.
[caption id="attachment_1746" align="alignnone" width="824"]
Kegiatan di pos lima, para peserta memindahkan air dengan botol yang sudah dilubangi.[/caption]
Permainan botol yang di lubangi dan ditutup dengan tangan untuk memindahkan air,yang ada di pos 5. Memiliki tujuan kekompakan dan kerjasama. Dalam sebuah tim work sangatlah dibutuhkan oleh Panwascam, untuk menyelesaikan masalah saat bertugas. Karena Panwascam dari latar belakang yang berbeda-beda. Maka butuh kekompakan yang besar ketika nanti menemukan masalah di lapangan. Jangan sampai ada celah yang bisa dimanfaatkan oknum tertentu.
[caption id="attachment_1747" align="alignnone" width="1152"]
Kegiatan di pos enam, para peserta sangat antusias mendengarakan penjelasan tata cara permainan memukul air dalam plastik.[/caption]
Di pos 6, Panwascam di ajari untuk berani mengambil keputusan besar saat semua jalan dirasa buntu dan gelap. Di dalam kerja nyata di lapangan, memang Panwascam dituntut berani mengambil sebuah keputusan. Hal itu dituangkan dalam permainan memukul air dalam sebuah plastik yang tergantung dengan mata tertutup.
Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Rembang, MD. Muttaqin mengatakan maksud dari bimtek peningkatan kapasitas ini adalah membangun karakter, membangun kedisiplinan, loyalitas dan solidaritas Panwas Kecamatan. ”Di dalam menjalankan tugas pengawasan Pilkada, diperlukan fisik dan mental yang kuat. Diharapkan dengan outbond ini bisa meningkatkan kapasitas SDM bagi Panwascam dan staf,” kata dia.
Penulis: Anggota Panwascam Gunem Masfuad Edy Santoso dan Staf Bawaslu Rembang M. Agus MusthofaTag
News